Bab 18. MENJALANI
KEHIDUPAN BERSAMA – SAMA
Kamu masing2
adalah bagian tubuh Kristus, dan kamu dipilih untuk hidup bersama di dalam
damai sejahtera (kolose 3;15)
Sungguh
alangkah baiknya dan indahnya apabila saudar2 diam bersama dengan rukun (mazmur
133:1)
Kehidupan dimaksudkan untuk dijalani bersama. Allah
menghendaki agar kita menjalani kehidupan bersama2.Alkitab menyebut pengalaman
bersama ini sbg “persekutuan”
Persekutuan
yg sesungguhnya jauh lebih dr sekedar muncul pada kebaktian. Persekutuan yg sesungguhnya
adalah menjalani kehidupan bersama2. Persekutuan termasuk mengasihi dengan
tidak mementingkan diri sendiri,berbagi pengalaman dengan jujur, melayani
secara praktis,membaeri dengan berkorban, menghiburdengan penuh simpati dan
semua perintah “saling” lainnya yg tdpt di dlm perjanjian baru.
Dalam persekutuan sejati, orang mengalami
otentisitas. Persekutuan yg otentik bukan obrolan basa basi yg dangkal.
Persekutuan tsbt merupakan tindakan berbagi pengalaman secara sungguh2 dari
hati ke hati, kadang2 sampai tingkat paling dalam.Persekutuan yg otentik tjd
ketika org2 bersikap jujur mengenai siapa mereka, dan apa yg sedang terjadi dlm
kehidupan mereka. Mereka menceritakan luka2 hati mereka,menyatakan perasaan2
mereka,mengakui kegagaln2 mereka,mengungkapkan kebimbangan mereka,mengakui
ketakutan mereka,menagkui kelemahan mereka, dan meminta bantuan serta doa.
Otensititas
merupakan kebalikan dr apa yg anda temukan dlm beberpa gereja. Bukannya suatu
suasan penuh kejujuran dan kerendahan hati, yg ada adalah kepura2an,sandiwara,
permainan politik, dan kesopanan palsu serta percakapan yg dangkal.org2 memakai
kedok,menggunakan tameng, dan bertindak seolah2 segala sesuatu menyenangkan dlm
kehidupan mereka. Sikap2 spt ini meupakan tanda2 kematian dari persekutuan sejati.
Hanya bila
kita terbuka ttg kehidupan kita barulah kita mengalami persekutuan yg
sejati.Dunia mengira keakraban terjadi did lm gelap tetapi Allah mengatakn
bahwa keakraban tjd did lm terang.Kegelapan digunakan utk menyembunyikan sakit
hati,kesalahan,ketakutan,kegagalan, dan kelemahan kita. Tetapi di dlm
terang,kita membuka semuanya dan mengakui siapa diri kita sebenarnya.
Tentu saja,bersifat
otentik membutuhkan baik keberanian maupun kerendahan hati. Ini berarti
menghadapi ketakutan kita bthd keterbukaan, penolakan dan sakit hati .
mengapa org perlu mengambil resiko semacam itu?krn itulah satu2nya cara utk
bertumbuh secara rohani dan sehat secara emosional. Alkitab mengatakan “lakukan
ini sbg sesuatu yg biasa:hendaklah kamu saling mengaku dosa dan saling
mendoakan sehingga kamu bisa hidup bersama dengan sehat dan sembuh”
Kita hanya bertumbuh dgn cara mengambil resiko yg paling
sulit dr semuanya adalah bersikap jujur thd diri kita sendiri dan org
lain.persekutuan yg otentik tjd ktk org2 bersikap jujur mengenai siapa mereka
dan apa yg sedang tjd dlm kehdiupan mereka.
Dalam persekutuan yang sejati org2
mengalami kebersamaan. Kebersmaan adalah seni memberi dan menerima. Ini saling bergantung. Alkitab
berkata “cara Allah merancang tubuh kita
adalah sebuah contoh utk memahami kehidupan kita bersama sbg sebuah gereja:
setiap bagian bergantung pada bagian lainnya”
Kebersamaan adalah inti persekutuan:membangun hubungan
timbal balik,berbagi tanggung jawab dan saling membantu.
Kita semua
dpt lebih konsisten di dlm iman kita bila org lain berjalan bersama kita dan
memberi dorongan kpd kita.Alkitab memerintahkan utk saling bertanggung
jawab, saling memberi dorongan,saling melayani, dan saling menghormati (lebih
dr 50 kali did lm perjanjian baru kita diperintahkan “saling” melakukan tugas
yg berbeda dan melakukannya satu kepada yg lain.
Anda tiak
bertanggung jwb atas semua org di dlm tubuh Kristus, tetapi anda bertanggung
jawab kepada mereka , Allah ingin anda melakukan apapun semampu anda utk membantu mereka.
Dalam persekutuan sejati orang2
mengalami SIMPATI. Simpati bukanlah memberikan nasihat atau menawarkan
bantuan cepat yg hanya basa basi, simpati adalah masuk dan turut merasakan
penderitaan org lain. Simpati berkata “saya memahami apa yg sedang anda alami,
dan yg anda rasakan tidaklah aneh atau
gila” sekarang ,beberapa org menyebutnya “empati”, tetapi kata yg
alkitabiah adalah “simpati”.
Alkitab berkata “sebagai org2 kudus…tunjukkan
simpati,kebaikan,kerendahan hati,kelemahlembutan dan kesabaran” Simpati
memenuhi 2 kebutuhan dasar manusia ; 1. kebutuhan untuk dipahami dan kedua(2)
adalah kebutuhan agar perasaan2 anda diterima. Setiap kali anda memahami
dan menerima perasaan2 sesorg,anda akan membangun perseutuan.masalahnya adalah
bahwa seringkali kita begitu tergesa2 membereskan berbagai hal sehingga kita
tidak memiliki waktu utk bersimpati thd org lain. Atau kita dipenuhi oleh luka2
batin kita sendiri.rasa engaihani diri sendiri mengeringkan simpati kita bagi
org lain.
Ada
tingkat2 berbeda dr
persekutuan. 1.Tingkat paling sederhana
adalah persekutuan utk berbagi pengalaman ; 2. persekutuan utk mempelajari
Firman Allah ; 3. persekutuan utk melayani ; tingkat yg paling dalam dan kuat
(4) adalah persekutuan dalam penderitaan, dimana kita masuk ke dlm setiap
penderitaan n dukacita orglain dan saling menanggung beban. Org2 kristen yg
memahami tingkat ini dgn sgt baik adalah merek2 yg dianaiaya,dianggap hina, dan
seringkali dibunuh.
Alkitab
memerintahkan: “bertolong2anlah menanggung bebanmu!! Demikianlah kamu memenuhi
hokum Kristus” pada masa2 krisis,dukacita, dan kebimbangan yg dalamlah kita
paling membutuhkan satu sama lain. Ketika keadaan menghantam kita ke titik
dimana iman kita melemah, itulah saatnya kita sangat membutuhkan temen2 seiman.
KITA MEMBUTUHKAN TEMAN2 utk beriman kepada Allah an utk membawa kita melewati
keadaan itu. AYUB selama penderitaannya, berseru “dalam derita spt ini,kudambakan sahabat sejati.entah aku masih tetap
setia atau sudah melalaikan yg mahakuasa”
DALAM PERSEKUTUAN YG SEJATI ORG@ MEMPEROLEH BELAS KASIHAN. Persekutuan
adalah tempat kasih karunia, dimana kesalahan tidak diungkit2 tetapi
dihapuskan. Persekutuan terjadi ketika belas kasihan berada di atas keadilan.
Kita semua membutuhkan belas kasihan, karena kita semua tersandung dan jatuh serta membutuhkan
pertolongan untuk kembali ke jalur. Kita perlu saling memberikan belas kasihan
dan bersedia menerimanya dr org lain. Allah berfirman,” ketika org berbuat dosa, kamu hendaknya mengampuni dan
menguatkannya,sehingga dia tidak menyerah dalam keputus asaan”
Anda tidak bisa memiliki persekutuan tanpa pengampunan.
Allah memperingatkan “janganlah menaruh dendam” karena kebencian dan dendam
selalu menghancurkan persekutuan. Karena kita adalah org2 berdosa yg
tidaksempurna. Kita pasti saling melukai bila kita bersama2 untuk wkt yg cukup
lama.Kadang2 kita saling melukai dengan sengaja ataupun tdk sengaja. Tapi
sengaja atau tidak, dibutuhkan banyak belas kasihan dan kasih karunia utk
menciptakan dan memelihara persekutuan.
Belas kasihan Allah kepada kita
adalah motivasi untuk menunjukkan belas kasihan kpd org lain.
Pengampunan adalah melepaskan
masa lalu.kepercayaan berkaitan dengan perilaku masa depan. Pengampunan
haruslah segera,enath seseorg memintanya atau tidak. Kepercayaan hrs dibangun
kembali bersama waktu.
Jika seseorg melukai anda
berulang2,anda diperintahkanNYA utk mengampuninya segera,tetapi anda tidak
diharapkan utk mempercayai mereka segera, dan anda tidak diharpakan utk terus
membiarkan mereka melukai hati anda. Mereka hrs membuktikan bahwa mereka telah
berubah bersama waktu. Tempat terbaik utk memulihkan keprcayaan adalah dlm
konteks yg mendukung dr sebuah kelompok kecil yg memberikan baik dorongan
maupun pertanggung jawaban.
POKOK utk direnungkan: Saya membutuhkan org lain dlm kehidupan saya
Ayat utk dihafal: “bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!
Demikianlah kamu memenuhi hokum Kristus”
Galatia
6:2